Kecantikan yang hakiki lahir dari hati yang bersih, tergambar dari akhlak yang mulia, dan terbentuk dari kecerdasan akal
8/01/2010
7/31/2010
7/26/2010
Amalan Dapat Jodoh Terbaik oleh Ustadz Yusuf Mansur
Assalamu’alaikum wrwb.
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.
Anjuran penggunaan : Sucikan diri (wudhu), sholat sunah 2 rakaat, berdoa, siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.
Urutan yang harus dilakukan :
Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
Pemahaman : 1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri.
Pemahaman 2 : Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?
HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.
QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :....musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.
Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : ... salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.
PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.
JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia...salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.
PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:....sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.
PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).
APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.
Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.
Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.
LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.
LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.
LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.
LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.
LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.
RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).
LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.
SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.
Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.
Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.
Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.
Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.
LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.
DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.
Waassalamu’alaikum wr wb
From : imawati - (im4bjgd@******.com)
Date : Thursday, June 19, 2008 11:58:43 AM (Afwan, Copas)
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.
Anjuran penggunaan : Sucikan diri (wudhu), sholat sunah 2 rakaat, berdoa, siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.
Urutan yang harus dilakukan :
Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
Pemahaman : 1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri.
Pemahaman 2 : Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?
HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.
QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :....musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.
Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : ... salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.
PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.
JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia...salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.
PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:....sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.
PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).
APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.
Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.
Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.
LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.
LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.
LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.
LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.
LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.
RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).
LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.
SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.
Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.
Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.
Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.
Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.
LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.
DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.
Waassalamu’alaikum wr wb
From : imawati - (im4bjgd@******.com)
Date : Thursday, June 19, 2008 11:58:43 AM (Afwan, Copas)
7/21/2010
ketika Akhwat Jatuh Cinta
Akhwat Jatuh Cinta??
Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...
Bukankah cinta adalah fitrah manusia???
Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???
Mereka juga punya hati dan rasa...
Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...
Namun sebaliknya...
Ketika Akhwat Jatuh Cinta...
Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...
Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…
Ketika Akhwat Jatuh Cinta…
Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…
Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…
Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…
Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…
Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...
Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…
Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…
Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...
Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…
Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…
Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…
Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…
Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…
Semua Akan Indah Pada Waktunya…
By: Ummu Sa�ad �Aztriana�
Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...
Bukankah cinta adalah fitrah manusia???
Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???
Mereka juga punya hati dan rasa...
Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...
Namun sebaliknya...
Ketika Akhwat Jatuh Cinta...
Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...
Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…
Ketika Akhwat Jatuh Cinta…
Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…
Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…
Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…
Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…
Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...
Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…
Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…
Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...
Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…
Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…
Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…
Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…
Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…
Semua Akan Indah Pada Waktunya…
By: Ummu Sa�ad �Aztriana�
7/15/2010
Rencana Allah pasti indah
Ketika aku masih kecil, waktu itu Ibuku sedang menyulam sehelai kain.
Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara Ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan Ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”
Aku heran, mengapa Ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara Ibu memanggil, ” Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan Ibu. “
Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
Kemudian Ibu berkata, “Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, Ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang Ibu lakukan.”
Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah,”Allah, apa yang Engkau lakukan?”
Ia menjawab, ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.”
Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”
Kemudian Allah menjawab, “Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini..”
Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.
Subhanallah, beruntunglah orang-orang yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini. Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian-kejadian dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin….
Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha pengatur segala sesuatu di alam ini.
Cerita ini mengingatkan saya bahwa kendati pun manusia punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah, mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.
***
Dari Sahabat
Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara Ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan Ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”
Aku heran, mengapa Ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara Ibu memanggil, ” Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan Ibu. “
Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
Kemudian Ibu berkata, “Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, Ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang Ibu lakukan.”
Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah,”Allah, apa yang Engkau lakukan?”
Ia menjawab, ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.”
Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”
Kemudian Allah menjawab, “Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini..”
Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.
Subhanallah, beruntunglah orang-orang yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini. Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian-kejadian dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin….
Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha pengatur segala sesuatu di alam ini.
Cerita ini mengingatkan saya bahwa kendati pun manusia punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah, mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.
***
Dari Sahabat
7/14/2010
Sebuah Pengakuan
Pengakuan. Terkadang pengakuan yang ju2r ternyata mampu menyusupi kekalutan di hati dengan kelegaan, sehingga yang ada adalah lega seperti terbebas dari kekalutan, kecewa dan semua perasaan-perasaan negatif lainnya.
Yang jelas satu niat dihati,kenapa tulisan itu aku buat. Mudah2an ini mampu membuat hatiku lega dan menjadi pelajaran berharga untuk pembaca yang posisinya mungkin saja sama dengan diriku.
Jujur aku bingung harus mulai darimana. Tetapi sungguh ini harus ku ungkapkan tanpa ada sedikitpun niat untuk menyakiti sebuah hati.....................
Disela - sela sibuknya kerja, ternyata bermain internet atau bahkan facebookan bukan hal yang aneh bagi seseorang seperti diriku yang setiap saat harus dihadapkan pada kondisi harus menggunakan fasilitas ini. Yang tujuannya sederhana mengambil hal2 yang bermanfaat terkait dengan profesi dan keahlian.
Tetapi sebelum cerita ini berlanjut, satu hal yang harus digarisbawahi disini adalah bahwa aku sebagai seorang muslimah berharap masih termasuk orang yang masih berhati2/meminimalisasi dalam menggunakan fasilitas internet untuk interaksi dengan dengan pengguna internet lain dalam hal ini laki-laki/lawan jenis.
Yang jelas satu niat dihati,kenapa tulisan itu aku buat. Mudah2an ini mampu membuat hatiku lega dan menjadi pelajaran berharga untuk pembaca yang posisinya mungkin saja sama dengan diriku.
Jujur aku bingung harus mulai darimana. Tetapi sungguh ini harus ku ungkapkan tanpa ada sedikitpun niat untuk menyakiti sebuah hati.....................
Disela - sela sibuknya kerja, ternyata bermain internet atau bahkan facebookan bukan hal yang aneh bagi seseorang seperti diriku yang setiap saat harus dihadapkan pada kondisi harus menggunakan fasilitas ini. Yang tujuannya sederhana mengambil hal2 yang bermanfaat terkait dengan profesi dan keahlian.
Tetapi sebelum cerita ini berlanjut, satu hal yang harus digarisbawahi disini adalah bahwa aku sebagai seorang muslimah berharap masih termasuk orang yang masih berhati2/meminimalisasi dalam menggunakan fasilitas internet untuk interaksi dengan dengan pengguna internet lain dalam hal ini laki-laki/lawan jenis.
6/24/2010
Malulah kepada Allah Jika Masih Mengeluh
Malu adalah sifat yang membuat kita enggan untuk melakukan sesuatu. Ia merupakan benteng yang cukup kokoh untuk menahan kita melakukan hal-hal yang tidak baik. Kita menahan diri untuk tidak meminta-minta karena kita malu. Kita tidak mengambil hak orang lain karena kita malu. Malu menjadi bagian dari pengendalian diri. Karena itulah, maka Rasulullah saw menegaskan kepada kita,"Malu itu sebagian dari iman."
Andai kita merasa malu untuk berlari dijalanan dengan tubuh tanpa buasana maka kita tidak akan melakukannya. Itu pasti. Kecuali jika kita sudah kehilangan akal sehat; maka apapun tidak akan membuat kita malu.
Tapi itu karena kita malu kepada sesama manusia. Maka bayangkan saja, kalau seandainya rasa malu itu kemudian kita gunakan pula untuk malu kepada Allah swt. Kita tanamkan dalam diri kita rasa malu kepada-Nya jika harus berkeluh kesah; malu karena menuduh ada sesuatu yang salah dalam takdir-Nya; atau malu karena menyalahkan nasib atas semua yang kita alami. Padahal banyak bukti bahwa keluahan yang kita lontarkan selalu bersumber kepada kurangnya rasa syukur kita atas semua capaian yang sudah kita raih. Itulah sebabnya, mengapa�mengeluh� itu bukan monopoli orang susah saja. Orang yang kaya dan sukses pun ada yang sangat terampil mengeluh. Pemimpinpun ada yang hobi mengeluh, padahal jika bertukar posisi belum tentu mereka akan berhenti mengeluh.
Ketika kita sungguh-sungguh berterimakasih atas sebuah berkah, maka kita tidak akan mengeluh manakala tengah diuji dengan sebuah situasi sulit. Sebaliknya, kita semakin berterimakasih karena ternyata nikmat yang dulu pernah didapat itu begitu bernilai. Dan ketika kita begitu khusyuknya bersyukur, kita lupa untuk mengeluh. Bahkan, sekalipun kita ingat; kita tidak jadi mengeluh. Karena, kita malu untuk mengeluh. Oleh karenanya, yang terucap dan diperbuat tidak lain adalah ungkapan penghargaan atas semua kenikmatan yang telah Allah anugerahkan. Sekalipun Allah tengah menguji kita, tetapi kita merasa malu mengeluh. Lalu kembali berterimakasih, bahkan ketika tengah berada dalam ujian. Pantaslah jika semakin hari, dia semakin disayang oleh Allah swt.
Tarbawi 229 Th.11 Jumadil Akhir 1431 H/ 3 Juni 2010
Andai kita merasa malu untuk berlari dijalanan dengan tubuh tanpa buasana maka kita tidak akan melakukannya. Itu pasti. Kecuali jika kita sudah kehilangan akal sehat; maka apapun tidak akan membuat kita malu.
Tapi itu karena kita malu kepada sesama manusia. Maka bayangkan saja, kalau seandainya rasa malu itu kemudian kita gunakan pula untuk malu kepada Allah swt. Kita tanamkan dalam diri kita rasa malu kepada-Nya jika harus berkeluh kesah; malu karena menuduh ada sesuatu yang salah dalam takdir-Nya; atau malu karena menyalahkan nasib atas semua yang kita alami. Padahal banyak bukti bahwa keluahan yang kita lontarkan selalu bersumber kepada kurangnya rasa syukur kita atas semua capaian yang sudah kita raih. Itulah sebabnya, mengapa�mengeluh� itu bukan monopoli orang susah saja. Orang yang kaya dan sukses pun ada yang sangat terampil mengeluh. Pemimpinpun ada yang hobi mengeluh, padahal jika bertukar posisi belum tentu mereka akan berhenti mengeluh.
Ketika kita sungguh-sungguh berterimakasih atas sebuah berkah, maka kita tidak akan mengeluh manakala tengah diuji dengan sebuah situasi sulit. Sebaliknya, kita semakin berterimakasih karena ternyata nikmat yang dulu pernah didapat itu begitu bernilai. Dan ketika kita begitu khusyuknya bersyukur, kita lupa untuk mengeluh. Bahkan, sekalipun kita ingat; kita tidak jadi mengeluh. Karena, kita malu untuk mengeluh. Oleh karenanya, yang terucap dan diperbuat tidak lain adalah ungkapan penghargaan atas semua kenikmatan yang telah Allah anugerahkan. Sekalipun Allah tengah menguji kita, tetapi kita merasa malu mengeluh. Lalu kembali berterimakasih, bahkan ketika tengah berada dalam ujian. Pantaslah jika semakin hari, dia semakin disayang oleh Allah swt.
Tarbawi 229 Th.11 Jumadil Akhir 1431 H/ 3 Juni 2010
6/20/2010
Damba Cinta-Mu
Oleh Raihan
Tuhanku ampunkanlah segala dosaku
Tuhanku maafkanlah kejahilan hambaMu
Ku sering melanggar laranganMu
Dalam sedar ataupun tidak
Ku sering meninggalkan suruhanMu
Walau sedar aku milikMu
Bilakah diri ini �kan kembali
Kepada fitrah sebenar
Pagi kuingat petang kualpa
Begitulah silih berganti
Oh Tuhanku,
Kau pimpinlah diri ini
Yang mendamba CintaMu
Aku lemah aku jahil
Tanpa pimpinan dariMu
Ku sering berjanji di depanMu
Sering jua ku memungkiri
Ku pernah menangis keranaMu
Kemudian ketawa semula
Kau pengasih
Kau penyayang
Kau pengampun
Kepada hamba-hambaMu
Selangkah ku kepadaMu
Seribu langkah Kau padaku
Tuhan,
Diri ini tidak layak ke surgaMu
Tapi tidak pula aku sanggup ke nerakaMu
Kutakut kepadaMu
Ku mengharap jua padaMu
Mogaku �kan selamat dunia akhirat
Seperti rasul dan sahabat
Seperti rasul dan sahabat
Tuhanku ampunkanlah segala dosaku
Tuhanku maafkanlah kejahilan hambaMu
Ku sering melanggar laranganMu
Dalam sedar ataupun tidak
Ku sering meninggalkan suruhanMu
Walau sedar aku milikMu
Bilakah diri ini �kan kembali
Kepada fitrah sebenar
Pagi kuingat petang kualpa
Begitulah silih berganti
Oh Tuhanku,
Kau pimpinlah diri ini
Yang mendamba CintaMu
Aku lemah aku jahil
Tanpa pimpinan dariMu
Ku sering berjanji di depanMu
Sering jua ku memungkiri
Ku pernah menangis keranaMu
Kemudian ketawa semula
Kau pengasih
Kau penyayang
Kau pengampun
Kepada hamba-hambaMu
Selangkah ku kepadaMu
Seribu langkah Kau padaku
Tuhan,
Diri ini tidak layak ke surgaMu
Tapi tidak pula aku sanggup ke nerakaMu
Kutakut kepadaMu
Ku mengharap jua padaMu
Mogaku �kan selamat dunia akhirat
Seperti rasul dan sahabat
Seperti rasul dan sahabat
2/11/2010
Ya Rabbi Kuatkan Aku!
Sungguh, tidak pernah ku rasakan sesedih ini sebelumnya.
Kenapa, orang lain selalu berharap kita seperti mereka, kita kan bukan mereka. Allah menciptakan kita berbeda, dengan keunikan kita masing - masing yang itu akan jadi kelebihan dan kekurangan kita. Mengapa mereka tidak menyadari itu dan tidak berusaha memahami itu.
Aku rindu indahnya persaudaraan dalam Islam (Ukhuwah Islamiyah), yang mereka tidak dibedakan oleh pangkat, jabatan, harta, umur, suku, dan lain - lain. Mereka begitu ikhlas dan tulus menyampaikan kebaikan2, mendidik kearah yang lebih baik tanpa mengharapkan pambrih. Karena pambrih yang mereka harapkan hanya ridho dari Allah semata.
Ya Allah, hanya Engkau sebaik2 tempat hamba mengadu. Kuatkan dan sabarkan hamba dengan kondisi ini ya Allah, jauhkan hamba dari kekufuran. Aamiin
Kenapa, orang lain selalu berharap kita seperti mereka, kita kan bukan mereka. Allah menciptakan kita berbeda, dengan keunikan kita masing - masing yang itu akan jadi kelebihan dan kekurangan kita. Mengapa mereka tidak menyadari itu dan tidak berusaha memahami itu.
Aku rindu indahnya persaudaraan dalam Islam (Ukhuwah Islamiyah), yang mereka tidak dibedakan oleh pangkat, jabatan, harta, umur, suku, dan lain - lain. Mereka begitu ikhlas dan tulus menyampaikan kebaikan2, mendidik kearah yang lebih baik tanpa mengharapkan pambrih. Karena pambrih yang mereka harapkan hanya ridho dari Allah semata.
Ya Allah, hanya Engkau sebaik2 tempat hamba mengadu. Kuatkan dan sabarkan hamba dengan kondisi ini ya Allah, jauhkan hamba dari kekufuran. Aamiin
1/25/2010
Indahnya Menyempurnak 1/2 Dien di Jalan yang Syar'i
Sungguh, aku tidak tahu tiba-tiba saja aku ingin menulis tentang rahasia jodoh atau lebih luasnya tentang pernikahan disini. Ya, mungkin aku terinspirasi dengan film Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2 yang baru aku tonton baru-baru ini. Tetapi sungguh rasanya aku belum cukup bekal untuk bicara ini, karena aku sendiri juga belum menikah. Tepatnya aku belum merasakan secara jelas rahasia di balik jodohku.
Tetapi bicara tentang jodoh aku jadi teringat sebuat video klip di film Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2 --> Menanti Cinta.
Sejak lama aku berdiri
Dalam sepinya rongga hati
Tak satupun ku mampu menjawab
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai Penilai Hati lihat bathinku
Nyaris bernanah karena luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti
Jodohku...
Hohoho...
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai Penilai Hati lihat bathinku
Nyaris bernanah karena luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti
Jodohku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Namun harus ku ikhlaskan semua takdir cintaku
PadaMu...
Ketika bicara tentang jodoh, tentu tidak akan bisa dipisahkan dari bicara tentang pernikahan. Selama ini, aku berpikir menikah adalah sesuatu hal yang masih tabu untuk dibicarakan. Kenapa?. Aku merasa masih kecil, belum punya ilmu, dan lain-lain.
Tetapi tidak sekarang, seharusnya aku sudah memahami ilmu itu. Ketika telah memiliki umur yang cukup, telah memiliki pekerjaan yang tetap, dan orang tua telah menuntut untuk menyegerakan menikah, aku mulai merindukan kata itu teraplikasi dari diriku. Menikah, memiliki suami yang terbaik disisiNya, bisa menjadi teman yang baik dalam urusan agama,dunia dan akhirat; keluarga dakwah dan keluarga tarbiyah.
"Rabbi habli minladunka zaujan thoyyiban, wa yakuuna shohiban li fiddini waddunia wal akhirat" Ya Rabbi berikanlah hamba suami yang terbaik disisimu, suami yang bisa menjadi teman bagi hamba dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Aamiin.
Tetapi sungguh jodoh memang rahasia Allah yang luar biasa misterinya. Ketika kita merasa belum siap dia datang, dan ketika kita merasa benar2 sudah siap dia begitu jauh. Ternyata nilai atas kesiapan menurut kita tak selamanya sama dengan nilai atas kesiapan menurut Allah. Allah Maha Tahu sedang kita tidak.
Berbagi cerita tentang jodoh atau perjodohan sungguh penuh warna - warni. Tetapi pada dasarnya aku bukanlah orang yang menutup diri; ketika dikenalkan dari latar belakang berbeda aku jalani. Tetapi sungguh jodoh memang penuh misteri, sesuatu yang tidak bisa dipaksakan (perkara hati). Perasaan ikhlas dan ridho belum kurasakan.
Tetapi sungguh, menjalani proses pernikahan yang syar'i dengan cara yang syar'i menjadi cita - cita dan harapanku.
Melihat dan belajar dari pengalaman sekitar membuatku teguh, yakin dan percaya, bahwa jodoh adalah hak veto Allah Subhannahu Wa Ta'ala. Wanita yang baik dan selalu menjaga diri akan mendapatkan laki2 yang baik, meski harus melalui proses yang panjang, lama, bahkan sampai umur telah melampaui batas. Sebaliknya seorang wanita yang tidak mampu bersabar untuk menjaga diri, jatuh pada kondisi samar (mendekati zina) sehingga mempunyai keyakinan bahwa itu adalah jodohnya ternyata akhirnya dia akan mendapatkan itu. Allah akan memberi apa yang diminta oleh hamba-Nya, meski menurut-Nya itu bukan yang terbaik. Allahu'alam.
Tetapi bicara tentang jodoh aku jadi teringat sebuat video klip di film Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2 --> Menanti Cinta.
Sejak lama aku berdiri
Dalam sepinya rongga hati
Tak satupun ku mampu menjawab
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai Penilai Hati lihat bathinku
Nyaris bernanah karena luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti
Jodohku...
Hohoho...
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai Penilai Hati lihat bathinku
Nyaris bernanah karena luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti
Jodohku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi puna cinta
Namun harus ku ikhlaskan semua takdir cintaku
PadaMu...
Ketika bicara tentang jodoh, tentu tidak akan bisa dipisahkan dari bicara tentang pernikahan. Selama ini, aku berpikir menikah adalah sesuatu hal yang masih tabu untuk dibicarakan. Kenapa?. Aku merasa masih kecil, belum punya ilmu, dan lain-lain.
Tetapi tidak sekarang, seharusnya aku sudah memahami ilmu itu. Ketika telah memiliki umur yang cukup, telah memiliki pekerjaan yang tetap, dan orang tua telah menuntut untuk menyegerakan menikah, aku mulai merindukan kata itu teraplikasi dari diriku. Menikah, memiliki suami yang terbaik disisiNya, bisa menjadi teman yang baik dalam urusan agama,dunia dan akhirat; keluarga dakwah dan keluarga tarbiyah.
"Rabbi habli minladunka zaujan thoyyiban, wa yakuuna shohiban li fiddini waddunia wal akhirat" Ya Rabbi berikanlah hamba suami yang terbaik disisimu, suami yang bisa menjadi teman bagi hamba dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Aamiin.
Tetapi sungguh jodoh memang rahasia Allah yang luar biasa misterinya. Ketika kita merasa belum siap dia datang, dan ketika kita merasa benar2 sudah siap dia begitu jauh. Ternyata nilai atas kesiapan menurut kita tak selamanya sama dengan nilai atas kesiapan menurut Allah. Allah Maha Tahu sedang kita tidak.
Berbagi cerita tentang jodoh atau perjodohan sungguh penuh warna - warni. Tetapi pada dasarnya aku bukanlah orang yang menutup diri; ketika dikenalkan dari latar belakang berbeda aku jalani. Tetapi sungguh jodoh memang penuh misteri, sesuatu yang tidak bisa dipaksakan (perkara hati). Perasaan ikhlas dan ridho belum kurasakan.
Tetapi sungguh, menjalani proses pernikahan yang syar'i dengan cara yang syar'i menjadi cita - cita dan harapanku.
Melihat dan belajar dari pengalaman sekitar membuatku teguh, yakin dan percaya, bahwa jodoh adalah hak veto Allah Subhannahu Wa Ta'ala. Wanita yang baik dan selalu menjaga diri akan mendapatkan laki2 yang baik, meski harus melalui proses yang panjang, lama, bahkan sampai umur telah melampaui batas. Sebaliknya seorang wanita yang tidak mampu bersabar untuk menjaga diri, jatuh pada kondisi samar (mendekati zina) sehingga mempunyai keyakinan bahwa itu adalah jodohnya ternyata akhirnya dia akan mendapatkan itu. Allah akan memberi apa yang diminta oleh hamba-Nya, meski menurut-Nya itu bukan yang terbaik. Allahu'alam.
1/17/2010
Do'a yang Indah
Aku memohon pada Allah agar Dia mengambil sifat-sifat dan kebiasaan burukku. Allah menjawab: "Kamu sendirilah yang harus berusaha menghilangkannya."
Aku memohon pada Allah agar Dia membuatku selalu menjadi anak-anak dan tidak pernah tumbuh besar. Allah menjawab:" Semangat dan kejujuran anak-anaklah yang harus selalu selalu ada, karena bagaimanapun juga, tubuh akan bertambah tua."
Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kesabaran kepadaku. Allah menjawab: "Kesabaran adalah hasil dari ujian. Kesabaran tidak datang begitu saja, tetapi harus dipelajari dalam kehidupan."
Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kebahagiaan kepadaku. Allah menjawab:"Aku sudah merahmati dengan berbagai nikmat, tapi bahagia atau tidak dengan semua kenikmatan tersebut, itu tergantung kepadamu."
Aku memohon pada Allah agar Dia menghilangkan penderitaan dan duka cita dari hatiku. Allah menjawab:" Duka cita membuatmu jauh dari kehidupan duniawi dan membawamu lebih dekat kepada-Ku."
Aku memohon kepada Allah agar Dia menumbuhkan semangatku. Allah menjawab: "Kamu harus tumbuh dan mengusahakannya sendiri. Baru setelah itu aku akan menghiasimu."
Aku memohon pada Allah agar Dia memberiku segala sesuatu yang bisa membuatku menikmati hidup. Allah menjawab:" Aku sudah memberimu kehidupan supaya kamu bisa menikmati segala sesuatu yang Aku sediakan."
Aku memohon kepada Allah agar Dia membuatku mencintai sesama saudaraku umat muslim, sebesar cinta-Nya kepadaku. Allah menjawab:" Akhirnya kamu mengerti juga inti semua ini."
Untuk setiap hal negatif yang kita tujukan bagi diri kita, Allah SWT selalu mempunyai jawaban positif.
Dikutip dari : Hadiah Cinta dari Dunia Maya
Aku memohon pada Allah agar Dia membuatku selalu menjadi anak-anak dan tidak pernah tumbuh besar. Allah menjawab:" Semangat dan kejujuran anak-anaklah yang harus selalu selalu ada, karena bagaimanapun juga, tubuh akan bertambah tua."
Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kesabaran kepadaku. Allah menjawab: "Kesabaran adalah hasil dari ujian. Kesabaran tidak datang begitu saja, tetapi harus dipelajari dalam kehidupan."
Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kebahagiaan kepadaku. Allah menjawab:"Aku sudah merahmati dengan berbagai nikmat, tapi bahagia atau tidak dengan semua kenikmatan tersebut, itu tergantung kepadamu."
Aku memohon pada Allah agar Dia menghilangkan penderitaan dan duka cita dari hatiku. Allah menjawab:" Duka cita membuatmu jauh dari kehidupan duniawi dan membawamu lebih dekat kepada-Ku."
Aku memohon kepada Allah agar Dia menumbuhkan semangatku. Allah menjawab: "Kamu harus tumbuh dan mengusahakannya sendiri. Baru setelah itu aku akan menghiasimu."
Aku memohon pada Allah agar Dia memberiku segala sesuatu yang bisa membuatku menikmati hidup. Allah menjawab:" Aku sudah memberimu kehidupan supaya kamu bisa menikmati segala sesuatu yang Aku sediakan."
Aku memohon kepada Allah agar Dia membuatku mencintai sesama saudaraku umat muslim, sebesar cinta-Nya kepadaku. Allah menjawab:" Akhirnya kamu mengerti juga inti semua ini."
Untuk setiap hal negatif yang kita tujukan bagi diri kita, Allah SWT selalu mempunyai jawaban positif.
Dikutip dari : Hadiah Cinta dari Dunia Maya
12/27/2009
Prajab Kenangan Tak Terlupakan
Prajab 30 Agustus-12 September 2009 adalah kenangan yang terindah yang sulit terlupakan. Saat-saat segala rasa bercampur aduk menjadi satu. Ada rasa bahagia, lucu, menjengkelkan, menggemaskan, menakutkan, menantang, dan lain-lain.
Perasaan bahagia ku rasakan saat itu adalah dengan tempatnya. Bogor kota sekian lama menjadi impianku akhirnya aku bisa disana, meski untuk semantara waktu. Tidak apa-apa. Selanjutnya aku bahagia, di sana aku bertemu nyata denga teman2 yang biasa hanya ku dengar suara, ku terima pesan, tetapi kini nyata kami dapat berinteraksi meski memanfaatkan sisa2 waktu. Selanjutnya aku sungguh aku bahagia dan sungguh surprise dengan kebersamaan yang terbentuk di sana. Disana aku seperti melihat miniatur sebuah pemerintahan impian di masa depan. Dimana, bibit2 pemimpin muda harapan yang ikhlas dan sungguh2, ditambah semua anggota taat pada komando pemimpin dan yang terpenting kebersamaan di atas segalanya. Lulus satu lulus semua, dan sebaliknya. Tidak ada yang berusaha lebih unggul. Kalaupun ada dengan cara yang benar. Dan terakhir keindahan itu ku rasa dalam waktunya pada bulan Ramadhan, meski sholat tarawih harus diantara waktu yang sibuk, dan membaca Al Qur'an pun harus pandai2. Tetapi karena perjuangan yang begitu berat, disitulah letak indahnya.
Lucu, memang momen itu begitu lucu bagiku. Sangat lucu sekali.
Pada suatu hari, tepatnya dalam minggu menjelang berakhirnya acara diklat prajabatan. Tepatnya di puncak2 keletihan. Seperti biasa aku sholat zhuhur di kamarku. Ya, kebetulan waktu istirahat cuma 1 jam dari jam 12 sampai jam 1 aku bergegas saja sholat ketika sudah adzan. Eh, habis sholat ternyata jam sudah menunjukkan jam 1 kurang 1/4. Tiba2 saja mataku mengantuk sekali, capek luar biasa kurasakan. Tanpa mampu menahan kantuk dengan pakaian yang sudah lengkap ternyata aku tertidur pulas. Dan tiba2 aku terbangun kembali dan jarum jam sudah jam 5. Wah, spontan aku kaget luar biasa. Lebih dari 2 jam pelajaran berlalu. Padahal, dari semua total pelatihan cuma 2 jam toleransi. Kalau aku tidak salah. Terus kalau habis sekarang, gimana nanti ada hal2 yang tak terduga pikirku waktu itu. Bisa2 tidak lulus aku. Hihihihi..... Tidak terbayangkan paniknya aku waktu itu.
Dalam kepanikan tak sengaja mataku kembali menoleh ke jam yang ada di dinding. Astaughfirullah, ternyata jam 5 itu penunjukan dari jarum jam yang panjang sedangkan jam pendeknya baru jam 2. Alhamdulillah dengan harapan yang tersisa aku kembali ke kelas, pelajaran sudah lama dimulai. Telah dibentuk kelompok2 belajar. Alhamdulillah ibu widyaiswaranya tidak ketat waktu itu, aku bisa masuk dengan leluasa, teman2 saja yang geleng2 kepala melihat kebingunganku.
Karena kejadian itu, hari2 berikutnya ketika aku belum datang dari jam semestinya, teman piketku selalu datang menjemput. Ya menjemput ke kediaman semantaraku. Setia kawan. Kejadian yang sering membuatku tertawa, jika aku tidak segera sadar. Subhannallah.
Selanjutnya ada juga kejadian yang menjengkelkan aku waktu itu. Waduh, tak pernah terbayangkan sebelumnya kalau aku yang telah lama berusaha untuk berpakaian selayaknya muslimah, dan menjaga diri semampuku di depan umum. Ternyata disana, bukan sekedar olah raga tetapi gerakan tubuh harus aku jalani. Sungguh sangat asing bagiku di depan ratusan kaum adam. Tetapi harus bagaimana, tuntutan dan aku juga tidak mau dibilang kaku, harus ku jalani dengan memakai muka badak walau mungkin badaknya juga tidak suka aku minjam muka dia. Karena bisa jadi dia juga malu. hehehehhe.....,
Terakhir ada yang menakutkan juga aku rasakan. Tidak terlalu, tetapi cukup menakutkan.
Kenapa?. Ternyata selama pelatihan, fisikku sering kali meriang dan deman secara tiba-tiba. Tetapi bagaimana, harus sehat. Dengan berusaha minum susu beruang dan bertekad untuk sehat dengan do'a, alhamdulillah Allah bimbing aku bisa lulus dengan prediket baik sekali di diklat prajabatan itu. Alhamdulillah.
Perasaan bahagia ku rasakan saat itu adalah dengan tempatnya. Bogor kota sekian lama menjadi impianku akhirnya aku bisa disana, meski untuk semantara waktu. Tidak apa-apa. Selanjutnya aku bahagia, di sana aku bertemu nyata denga teman2 yang biasa hanya ku dengar suara, ku terima pesan, tetapi kini nyata kami dapat berinteraksi meski memanfaatkan sisa2 waktu. Selanjutnya aku sungguh aku bahagia dan sungguh surprise dengan kebersamaan yang terbentuk di sana. Disana aku seperti melihat miniatur sebuah pemerintahan impian di masa depan. Dimana, bibit2 pemimpin muda harapan yang ikhlas dan sungguh2, ditambah semua anggota taat pada komando pemimpin dan yang terpenting kebersamaan di atas segalanya. Lulus satu lulus semua, dan sebaliknya. Tidak ada yang berusaha lebih unggul. Kalaupun ada dengan cara yang benar. Dan terakhir keindahan itu ku rasa dalam waktunya pada bulan Ramadhan, meski sholat tarawih harus diantara waktu yang sibuk, dan membaca Al Qur'an pun harus pandai2. Tetapi karena perjuangan yang begitu berat, disitulah letak indahnya.
Lucu, memang momen itu begitu lucu bagiku. Sangat lucu sekali.
Pada suatu hari, tepatnya dalam minggu menjelang berakhirnya acara diklat prajabatan. Tepatnya di puncak2 keletihan. Seperti biasa aku sholat zhuhur di kamarku. Ya, kebetulan waktu istirahat cuma 1 jam dari jam 12 sampai jam 1 aku bergegas saja sholat ketika sudah adzan. Eh, habis sholat ternyata jam sudah menunjukkan jam 1 kurang 1/4. Tiba2 saja mataku mengantuk sekali, capek luar biasa kurasakan. Tanpa mampu menahan kantuk dengan pakaian yang sudah lengkap ternyata aku tertidur pulas. Dan tiba2 aku terbangun kembali dan jarum jam sudah jam 5. Wah, spontan aku kaget luar biasa. Lebih dari 2 jam pelajaran berlalu. Padahal, dari semua total pelatihan cuma 2 jam toleransi. Kalau aku tidak salah. Terus kalau habis sekarang, gimana nanti ada hal2 yang tak terduga pikirku waktu itu. Bisa2 tidak lulus aku. Hihihihi..... Tidak terbayangkan paniknya aku waktu itu.
Dalam kepanikan tak sengaja mataku kembali menoleh ke jam yang ada di dinding. Astaughfirullah, ternyata jam 5 itu penunjukan dari jarum jam yang panjang sedangkan jam pendeknya baru jam 2. Alhamdulillah dengan harapan yang tersisa aku kembali ke kelas, pelajaran sudah lama dimulai. Telah dibentuk kelompok2 belajar. Alhamdulillah ibu widyaiswaranya tidak ketat waktu itu, aku bisa masuk dengan leluasa, teman2 saja yang geleng2 kepala melihat kebingunganku.
Karena kejadian itu, hari2 berikutnya ketika aku belum datang dari jam semestinya, teman piketku selalu datang menjemput. Ya menjemput ke kediaman semantaraku. Setia kawan. Kejadian yang sering membuatku tertawa, jika aku tidak segera sadar. Subhannallah.
Selanjutnya ada juga kejadian yang menjengkelkan aku waktu itu. Waduh, tak pernah terbayangkan sebelumnya kalau aku yang telah lama berusaha untuk berpakaian selayaknya muslimah, dan menjaga diri semampuku di depan umum. Ternyata disana, bukan sekedar olah raga tetapi gerakan tubuh harus aku jalani. Sungguh sangat asing bagiku di depan ratusan kaum adam. Tetapi harus bagaimana, tuntutan dan aku juga tidak mau dibilang kaku, harus ku jalani dengan memakai muka badak walau mungkin badaknya juga tidak suka aku minjam muka dia. Karena bisa jadi dia juga malu. hehehehhe.....,
Terakhir ada yang menakutkan juga aku rasakan. Tidak terlalu, tetapi cukup menakutkan.
Kenapa?. Ternyata selama pelatihan, fisikku sering kali meriang dan deman secara tiba-tiba. Tetapi bagaimana, harus sehat. Dengan berusaha minum susu beruang dan bertekad untuk sehat dengan do'a, alhamdulillah Allah bimbing aku bisa lulus dengan prediket baik sekali di diklat prajabatan itu. Alhamdulillah.
12/18/2009
Tahun Baru Semangat Baru; Inspirasi Masa Lalu
Semangat!
Satu kata itu yang hanya ingin ku ingat ini. Aku ingin bangkit dari semua. Bangkit dan bangkit.
Entah mengapa, tadi malam ketika seorang teman cewekku meneleponku, senangnya hatiku. Dia menanyakkan kabarku, bergurau, membuatku tertawa. Tetapi, entah mengapa di akhir kata... ada beberapa kalimat yang membuatku tersendat.
Kondisi yang begitu heboh, menjadi hening ketika suaranya terhenti, teleponnya berhenti.. Malam itu ku coba untuk menengadahkan hatiku kepada-Nya kembali. Yakinkan hati akan takdir-Nya. Semangat!
Berbicara tentang semangat baru dan tahun baru, mungkin hari ini adalah moment yang tepat bagiku untuk berbenah diri. Hari ini Tahun Baru Islam 1431 H, yang seharusnya begitu gemilang dirayakan umat Islam sedunia. Dan hari ini aku merasa begitu lebih baik dari sebelumnya dalam hal kesehatanku. Ya, semangat!!!!!!
Berbicara tentang Tahun Baru Semangat Baru dengan Bercermin dari Masa Lalu, entah mengapa aku begitu tertarik menulisnya hari ini. It's very wonderful for me. Mungkin bakat menulis yang tak kesampaian, yang membuat aku seperti ini. Dari SD, aku sudah mencoba menulis diari. Ya, tulisan pribadi yang masih layak dibaca pribadi saja.
Masa lalu, ya masa laluku mungkin berbeda bahkan unik menurutku.Karena manusia diciptakan memang berbeda Ada fase pra sekolah, sekolah, kuliah, dan dunia setelah
kuliah, dan kerja.
Masa Pra Sekolah
Jujur aku secara pasti aku tidak bisa menggambarkan bagaimana kondisiku dulu sebelum aku sekolah. Tetapi yang aku tahu sampai sekarang adalah, ketika aku berumur 4 tahun menurut tetanggaku, aku pernah tenggelam di sungai. Ketika mandi-mandi, ternyata ka2kku tidak sadar kalau aku juga ikut. Padahal aku belum bisa berenang. Saat itu aku tak sadarkan diri, ayahku panik dan ibuku begitu cemas dan ketakutan. Ya, alhamdulillah Allah masih memberi aku umur panjang. Kondisi yang mustahil untuk bertahan untuk ukuran anak kecil, ternyata aku selamat.
Selain itu, kenangan pra sekolah yang paling berkesan bagiku adalah ketika aku dan seorang adikku harus ikut ke kebun dengan ayahku. Bermain, yang bermain. Begitu ceria dan terlalu indah untuk dikenang. Hari2 tanpa beban, tanpa masalah. Yang ada hanya keceriaan dalam kesederhanaan.
Selain itu, masa pra sekolah ini aku juga sudah belajar menggembalakan sapi-sapiku. Meski waktu itu aku baru ikut-ikutan dengan kakakku sesudah beliau pulang sekolah. Tetapi tidak apa2 Akhirnya aku terbiasa dan bisa menjadi generasi penerus dalam urusan itu.
Masa Sekolah
Berbeda dengan kebanyakan anak lainnya, di masa sekolah ini aku langsung belajar di sekolah dasar (SD) tanpa melalui taman kanak-kanak (TK). Ya, seperti itu yang terjadi umumnya di daerahku. Menjalani masa - masa SD ini di awal2 sekolah ternyata nilaiku rata-rata 10 besar. Kadang rangking 7, rangking 9 bahkan pernah rangking 11 ketika aku kelas II dengan dibumbui 1 cabe merah. Hehehe...
Namun ketika aku naik kelas III nilai ku semakin naik, rangking 4, 3, dan berlanjut rangking 2. Selanjutnya dari kelas IV sampai tamat SMA, alhamdulillah predikat rangking 1 selalu aku raih. Meski tidak sekolah di sekolah favorit alias cuma tingkat kecamatan tetapi aku tetap bahagia untuk setiap prestasi yang pernah aku raih baik SD, SMP, maupun SMA aku selalu meraih nem tertinggi diangkatanku. Pernah ikut lomba matematika, kreatifitas siswa, dan lain-lain. Sampai akhirnya aku masuk di salah satu universitas negeri di daerahku dengan tanpa tes alias PMDK. Jurusan pilihan yang aku pilih dari sekiat banyak pilihan.
Mungkin beberapa hal yang menjadi catatan di masa sekolahku ini. Ketika ini sungguh aku begitu merasa kutu buku, super serius, agak tertutup, dan terkadang sedikit egois. Namun meski begitu, alhamdulillah aku tetap menjalani hari2ku seperti teman yang lain meski tidak berlebihan.
Masa Kuliah
Seperti berubah 180 derajat, dimasa-masa kuliah itu tidak aku jalani layaknya di masa sekolah. Mungkin karena jenuh, atau mungkin aku menemukan ketertarikan yang baru, diawal2 kuliah aku sudah tertarik mengamati organisasi2 di kampus. Tidak terlalu fokus pada belajar dan tidak juga terlalu cuek. Akhirnya di tahun ke-2 kuliahku aku telah mengikuti dan terlibat sebagai pengurus di organisasi remaja mesjid di kampusku. Sungguh aku merasakan kesejukkan disini. Kesejukkan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Sambil menjalani kuliah, di tahun-tahun berikutnya takdir mengantarkanku pada organisasi-organisasi besar di kampusku. Kadang harus pulang telat, kadang harus rapat disela-sela kuliah,kadang harus lembur, kadang harus demo, dan lain-lain. Menjadi kenangan indah tak terlupakan dengan teman dan saudara seperjuangan.
Sungguh, aku merasa waktu itu menjadi wanita yang kuat. Bisa melakukan hal-hal bermanfaat lain disela-sela kuliah. Menjalani lebih dari dari satu organisasi sekaligus disela-sela padatnya kuliah dan praktikum. Belum lagi juga harus les, dan lain2. Tetapi sungguh itu ku nikmati, semoga itu bernilai dakwah dan amal sholeh disisiNya. Aamiin.
Alhamdulillah nilaiku tidak terlalu menjolok. Nilaiku tetap berada di atas rata-rata meski tidak tinggi. Cukup untuk bekal mencari kerja.
Masa Kerja.
Alhamdulilah, setahun dari ketamatanku aku bisa meraih kerja sesuai dengan ilmu yang telah aku jalani selama di kampus. Alhamdulillah aku bisa menyenangkan orang tuaku, saudaraku, dan orang-orang yang aku sayangi. Meski menjadi wanita karir itu berat, tetapi ini adalah tantangan, perjuangan yang merupakan rahmat dari Allah Subhannahu Wa Ta'ala. Senantiasa bersyukur, semoga Allah selalu menambah nikmatNya dengan menyegerakan nikmat yang lain. Aamiin.
Satu kata itu yang hanya ingin ku ingat ini. Aku ingin bangkit dari semua. Bangkit dan bangkit.
Entah mengapa, tadi malam ketika seorang teman cewekku meneleponku, senangnya hatiku. Dia menanyakkan kabarku, bergurau, membuatku tertawa. Tetapi, entah mengapa di akhir kata... ada beberapa kalimat yang membuatku tersendat.
Kondisi yang begitu heboh, menjadi hening ketika suaranya terhenti, teleponnya berhenti.. Malam itu ku coba untuk menengadahkan hatiku kepada-Nya kembali. Yakinkan hati akan takdir-Nya. Semangat!
Berbicara tentang semangat baru dan tahun baru, mungkin hari ini adalah moment yang tepat bagiku untuk berbenah diri. Hari ini Tahun Baru Islam 1431 H, yang seharusnya begitu gemilang dirayakan umat Islam sedunia. Dan hari ini aku merasa begitu lebih baik dari sebelumnya dalam hal kesehatanku. Ya, semangat!!!!!!
Berbicara tentang Tahun Baru Semangat Baru dengan Bercermin dari Masa Lalu, entah mengapa aku begitu tertarik menulisnya hari ini. It's very wonderful for me. Mungkin bakat menulis yang tak kesampaian, yang membuat aku seperti ini. Dari SD, aku sudah mencoba menulis diari. Ya, tulisan pribadi yang masih layak dibaca pribadi saja.
Masa lalu, ya masa laluku mungkin berbeda bahkan unik menurutku.Karena manusia diciptakan memang berbeda Ada fase pra sekolah, sekolah, kuliah, dan dunia setelah
kuliah, dan kerja.
Masa Pra Sekolah
Jujur aku secara pasti aku tidak bisa menggambarkan bagaimana kondisiku dulu sebelum aku sekolah. Tetapi yang aku tahu sampai sekarang adalah, ketika aku berumur 4 tahun menurut tetanggaku, aku pernah tenggelam di sungai. Ketika mandi-mandi, ternyata ka2kku tidak sadar kalau aku juga ikut. Padahal aku belum bisa berenang. Saat itu aku tak sadarkan diri, ayahku panik dan ibuku begitu cemas dan ketakutan. Ya, alhamdulillah Allah masih memberi aku umur panjang. Kondisi yang mustahil untuk bertahan untuk ukuran anak kecil, ternyata aku selamat.
Selain itu, kenangan pra sekolah yang paling berkesan bagiku adalah ketika aku dan seorang adikku harus ikut ke kebun dengan ayahku. Bermain, yang bermain. Begitu ceria dan terlalu indah untuk dikenang. Hari2 tanpa beban, tanpa masalah. Yang ada hanya keceriaan dalam kesederhanaan.
Selain itu, masa pra sekolah ini aku juga sudah belajar menggembalakan sapi-sapiku. Meski waktu itu aku baru ikut-ikutan dengan kakakku sesudah beliau pulang sekolah. Tetapi tidak apa2 Akhirnya aku terbiasa dan bisa menjadi generasi penerus dalam urusan itu.
Masa Sekolah
Berbeda dengan kebanyakan anak lainnya, di masa sekolah ini aku langsung belajar di sekolah dasar (SD) tanpa melalui taman kanak-kanak (TK). Ya, seperti itu yang terjadi umumnya di daerahku. Menjalani masa - masa SD ini di awal2 sekolah ternyata nilaiku rata-rata 10 besar. Kadang rangking 7, rangking 9 bahkan pernah rangking 11 ketika aku kelas II dengan dibumbui 1 cabe merah. Hehehe...
Namun ketika aku naik kelas III nilai ku semakin naik, rangking 4, 3, dan berlanjut rangking 2. Selanjutnya dari kelas IV sampai tamat SMA, alhamdulillah predikat rangking 1 selalu aku raih. Meski tidak sekolah di sekolah favorit alias cuma tingkat kecamatan tetapi aku tetap bahagia untuk setiap prestasi yang pernah aku raih baik SD, SMP, maupun SMA aku selalu meraih nem tertinggi diangkatanku. Pernah ikut lomba matematika, kreatifitas siswa, dan lain-lain. Sampai akhirnya aku masuk di salah satu universitas negeri di daerahku dengan tanpa tes alias PMDK. Jurusan pilihan yang aku pilih dari sekiat banyak pilihan.
Mungkin beberapa hal yang menjadi catatan di masa sekolahku ini. Ketika ini sungguh aku begitu merasa kutu buku, super serius, agak tertutup, dan terkadang sedikit egois. Namun meski begitu, alhamdulillah aku tetap menjalani hari2ku seperti teman yang lain meski tidak berlebihan.
Masa Kuliah
Seperti berubah 180 derajat, dimasa-masa kuliah itu tidak aku jalani layaknya di masa sekolah. Mungkin karena jenuh, atau mungkin aku menemukan ketertarikan yang baru, diawal2 kuliah aku sudah tertarik mengamati organisasi2 di kampus. Tidak terlalu fokus pada belajar dan tidak juga terlalu cuek. Akhirnya di tahun ke-2 kuliahku aku telah mengikuti dan terlibat sebagai pengurus di organisasi remaja mesjid di kampusku. Sungguh aku merasakan kesejukkan disini. Kesejukkan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Sambil menjalani kuliah, di tahun-tahun berikutnya takdir mengantarkanku pada organisasi-organisasi besar di kampusku. Kadang harus pulang telat, kadang harus rapat disela-sela kuliah,kadang harus lembur, kadang harus demo, dan lain-lain. Menjadi kenangan indah tak terlupakan dengan teman dan saudara seperjuangan.
Sungguh, aku merasa waktu itu menjadi wanita yang kuat. Bisa melakukan hal-hal bermanfaat lain disela-sela kuliah. Menjalani lebih dari dari satu organisasi sekaligus disela-sela padatnya kuliah dan praktikum. Belum lagi juga harus les, dan lain2. Tetapi sungguh itu ku nikmati, semoga itu bernilai dakwah dan amal sholeh disisiNya. Aamiin.
Alhamdulillah nilaiku tidak terlalu menjolok. Nilaiku tetap berada di atas rata-rata meski tidak tinggi. Cukup untuk bekal mencari kerja.
Masa Kerja.
Alhamdulilah, setahun dari ketamatanku aku bisa meraih kerja sesuai dengan ilmu yang telah aku jalani selama di kampus. Alhamdulillah aku bisa menyenangkan orang tuaku, saudaraku, dan orang-orang yang aku sayangi. Meski menjadi wanita karir itu berat, tetapi ini adalah tantangan, perjuangan yang merupakan rahmat dari Allah Subhannahu Wa Ta'ala. Senantiasa bersyukur, semoga Allah selalu menambah nikmatNya dengan menyegerakan nikmat yang lain. Aamiin.
11/30/2009
Berharganya Nikmat Sehat
"Nikmat sehat", dua kata yang begitu ringan dan begitu mudah bibir kita menyatakannya. Tetapi bagaimana dengan tiga kata ini"Berharganya Nikmat Sehat". Mungkin juga masih begitu ringan dan begitu mudah untuk diucapkan bagi kita yang belum merasakan betapa berharganya nikmat sehat atau belum merasakan sakit yang tidak biasa alias lama.
Ternyata itulah yang ku rasakan kini. Berharganya Nikmat Sehat adalah tiga kata yang begitu kuyakini kebenarannya.
Mengapa demikian? Ya karena untuk pertama kalinya aku merasakan sakit yang tidak biasa dan begitu lama ini. Tifus. Ya, penyakit tifus yang merupakan penyakit kebanyakan orang, tidak pilih orang apakah dia orang kaya, miskin, menengah. Juga penyakit yang tidak memandang umur, apakah tua, muda, bahkan anak-anak sekalipun.
Menurut yang aku tahu apakah dari dokter, situs-situs kesehatan, juga dari kabar-kabar orang kebanyakan, tifus adalah penyakit infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyfosa. Indikasi adanya penyakit ini dengan badan panas secara terus menerus juga disertai dingin, lidah memutih seperti kotor, kepala pusing, kadang-kadang mual dan pada tingkatan tertinggi disertai dengan perut sakit secara terus menerus. Dan yang terpenting adalah tes widal yang menunjukkan angka positif dengan batas tertentu.
Selanjutnya yang aku tahu juga dari mereka, penyakit ini biasanya disebabkan karena kondisi makan yang kurang baik(kurang teratur, kurang steril, kurang banyak, pokoknya kurang semua), keletihan (kurang istirahat), banyak pikiran, dan lain - lain.
Lalu bagaimana denganku, yang manakah dari semua itu yang menyebabkan aku mengalami penyakit ini yang menyebabkan aku harus istirahat lebih dari dua bulan lamanya. Jika aku boleh menyimpulkan, hampir semua penyebab itu ada padaku. Kecuali mungkin makan, untuk makan aku termasuk orang yang mudah jijik, kebersihan adalah yang utama. Juga kondisi tinggal jauh dari orang tua membuatku lebih teratur makan, kurang jajan, karena kondisi tempat tinggal juga tidak memungkinkan seperti itu. Allahu'alam.
Untuk banyak pikiran, setelah ku coba mereplai memori di hatiku mungkin memang benar aku terlalu banyak pikiran. Kenapa begitu, setiap kali ada orang yang menjengok atau menanyakan kabarku selalu saja berpesan jangan banyak pikiran, jangan banyak pikiran. Selalu itu yang menjadi pesan mereka termasuk keluarga intiku (kakak-kakakku) juga teman-teman di kantorku.
Lalu apakah pikiranku itu, mungkin terlalu komplit dan pelit untuk dipaparkan.Mungkin juga aku yang berlebihan. Yang jelas, permasalahan keluarga yang terkadang juga cukup pelit jika dipikirkan. Selanjutnya kondisi kerja, mengapa semakin ku jalani pekerjaan ku yang sekarang ini aku semakin bingung. Dulu ketika awal aku memasuki instansi itu begitu jelas apa yang harus ku kerjakan. Bekerja sesuai dengan tugas dan tanggungjawab. Tetapi mengapa, kondisinya seperti kita yang mencari kerja, kita yang membutuhkan kerja. Bukankah kita direkrut dan digaji untuk pekerjaan yang sudah jelas. Kenapa tidak langsung diarahkan saja ke pekerjaan tersebut. Insya Allah prinsip "kami dengar dan kami taat" masih bisa berlaku. Juga mungkin ada masalah-masalah lain; pernikahan, gempa, dan lain-lain yang terkadang juga menyita pikiran.
Terus bagaimana dengan keletihan, benarkah keletihan juga mengambil peranan penting dalam sakitku ini? aku pikir benar juga adanya.
Mungkin aku tidak perlu mengungkit kesibukanku sejak setahun yang lalu ketika aku harus menjadi cad salah satu ppi. Keputusan berat yang harus ku terima. Tetapi setidaknya itu seharusnya menjadi perbandingan bagiku. Begitu sibuknya aku satu bulan itu, mengurus semua persyaratan yang harus diurus sendiri, mengendarai motor sampai bolak balik kadang juga harus menembus hujan karena deadline waktu yang mepet. Belum lagi tekanan-tekanan mental apakah dari luar ppi atau bahkan di dalam ppi itu sendiri. Sungguh mungkin lelah lahir bathin, tetapi subhannallah aku tidak sakit bahkan demanpun tidak.
Lalu bagaimana dengan kesibukanku kini yang mungkin juga turut andil atas sakitku. Memang tidak dapat dipungkiri tidak lama dalam masa kerjaku, aku harus DL ke NTB jarak yang begitu jauh dan asing untuk ukuran aku yang baru, dan itu bertepatan dengan bulan ramadhan, tidak berselang harus lpj ke bogor, dan tidak berselang juga harus pergi ke Palembang yang begitu menyita banyak tenaga, end then gempa menyusul meluluhlantakan negeriku yang menjadi start awal dari sakitku.Lelah lahir bathin.
Satu hal yang mungkin terlupakan, adalah sunnatullah. Tidak selamanya kita sehat, pasti ada sakitnya. Begitu juga sebaliknya.
Tetapi sudahlah, kembali ke bahasan awal. Sungguh ketika istirahat sakit, tidak ada yang lain yang bisa ku lakukan. Sakit yang telah membuatku berhenti dari semua rutinitas kerjaku, membuat orang tuaku dan seluruh keluarga resah harus ku jalani dengan berbaring diam. Karena itulah kata dokter, istirahat total dengan berbaring, berdiri hanya untuk aktivitas sholat, makan, dan ke toilet. Mengkonsumsi makanan yang lunak, tidak pedas, tidak berbumbu, tidak keras, dan lain-lain. Jika tidak, usus dipaksakan untuk bekerja dan itu berbahaya, membuat usus rusak. Sungguh hal yang berat bagiku yang tidak biasa diam.
Tetapi sungguh di balik semua ini, ku coba untuk menata hati memetik hikmah dari setiap kejadian ini,
pertama, dengan sakit aku begitu memahami betapa besarnya nikmat sehat, dengan begitu untuk selanjutnya mudah-mudahan aku akan menjaga makanan/nutrisi, pikiran lebih ditata, dan istirahat yang cukup.
kedua, ketika sakit mulai dari kejadian awal gempa sampai kondisi penyembuhanku secara bergantian semua kakakku pulang dari seberang. Mungkin bukan spesial untukku mereka pulang, tetapi sungguh ketika sakit, berada di rumah kerinduan yang begitu lama terpuaskan dengan tanpa batas.
Ketiga, aku harus bisa menerima kenyataan dengan kondisi kerjaku sekarang. Bekerja sesuai kebutuhan kantor. Bekerja ikhlas dan sungguh-sungguh. Insya Allah ini yang terbaik bagiku.
Keempat, sakit ini ujian untuk menguji kesabaranku. Kenapa demikian, ketika sakit ku harus sabar menahan, ketika bosan ku harus sabar menghibur diri, dan ketika ingin sekali beraktifitas dokter dan kondisi belum mengizinkan.
Kelima, mengajarkan untuk lebih peduli. Ketika sakit sungguh ku begitu ingin diperhatikan, ingin lebih disayangi,ingin dimanja, dll.
Insya Allah banyak hikmah dari semua ini, dan satu hal yang ku yakini sampai hari ini pasti ada hikmah yang lebih indah dibalik ini yang akan diturunkan oleh Allah Subhannahu Wa' Ta'ala untuk ku. Semoga hikmah itu ku raih. Aamiin.
Ternyata itulah yang ku rasakan kini. Berharganya Nikmat Sehat adalah tiga kata yang begitu kuyakini kebenarannya.
Mengapa demikian? Ya karena untuk pertama kalinya aku merasakan sakit yang tidak biasa dan begitu lama ini. Tifus. Ya, penyakit tifus yang merupakan penyakit kebanyakan orang, tidak pilih orang apakah dia orang kaya, miskin, menengah. Juga penyakit yang tidak memandang umur, apakah tua, muda, bahkan anak-anak sekalipun.
Menurut yang aku tahu apakah dari dokter, situs-situs kesehatan, juga dari kabar-kabar orang kebanyakan, tifus adalah penyakit infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyfosa. Indikasi adanya penyakit ini dengan badan panas secara terus menerus juga disertai dingin, lidah memutih seperti kotor, kepala pusing, kadang-kadang mual dan pada tingkatan tertinggi disertai dengan perut sakit secara terus menerus. Dan yang terpenting adalah tes widal yang menunjukkan angka positif dengan batas tertentu.
Selanjutnya yang aku tahu juga dari mereka, penyakit ini biasanya disebabkan karena kondisi makan yang kurang baik(kurang teratur, kurang steril, kurang banyak, pokoknya kurang semua), keletihan (kurang istirahat), banyak pikiran, dan lain - lain.
Lalu bagaimana denganku, yang manakah dari semua itu yang menyebabkan aku mengalami penyakit ini yang menyebabkan aku harus istirahat lebih dari dua bulan lamanya. Jika aku boleh menyimpulkan, hampir semua penyebab itu ada padaku. Kecuali mungkin makan, untuk makan aku termasuk orang yang mudah jijik, kebersihan adalah yang utama. Juga kondisi tinggal jauh dari orang tua membuatku lebih teratur makan, kurang jajan, karena kondisi tempat tinggal juga tidak memungkinkan seperti itu. Allahu'alam.
Untuk banyak pikiran, setelah ku coba mereplai memori di hatiku mungkin memang benar aku terlalu banyak pikiran. Kenapa begitu, setiap kali ada orang yang menjengok atau menanyakan kabarku selalu saja berpesan jangan banyak pikiran, jangan banyak pikiran. Selalu itu yang menjadi pesan mereka termasuk keluarga intiku (kakak-kakakku) juga teman-teman di kantorku.
Lalu apakah pikiranku itu, mungkin terlalu komplit dan pelit untuk dipaparkan.Mungkin juga aku yang berlebihan. Yang jelas, permasalahan keluarga yang terkadang juga cukup pelit jika dipikirkan. Selanjutnya kondisi kerja, mengapa semakin ku jalani pekerjaan ku yang sekarang ini aku semakin bingung. Dulu ketika awal aku memasuki instansi itu begitu jelas apa yang harus ku kerjakan. Bekerja sesuai dengan tugas dan tanggungjawab. Tetapi mengapa, kondisinya seperti kita yang mencari kerja, kita yang membutuhkan kerja. Bukankah kita direkrut dan digaji untuk pekerjaan yang sudah jelas. Kenapa tidak langsung diarahkan saja ke pekerjaan tersebut. Insya Allah prinsip "kami dengar dan kami taat" masih bisa berlaku. Juga mungkin ada masalah-masalah lain; pernikahan, gempa, dan lain-lain yang terkadang juga menyita pikiran.
Terus bagaimana dengan keletihan, benarkah keletihan juga mengambil peranan penting dalam sakitku ini? aku pikir benar juga adanya.
Mungkin aku tidak perlu mengungkit kesibukanku sejak setahun yang lalu ketika aku harus menjadi cad salah satu ppi. Keputusan berat yang harus ku terima. Tetapi setidaknya itu seharusnya menjadi perbandingan bagiku. Begitu sibuknya aku satu bulan itu, mengurus semua persyaratan yang harus diurus sendiri, mengendarai motor sampai bolak balik kadang juga harus menembus hujan karena deadline waktu yang mepet. Belum lagi tekanan-tekanan mental apakah dari luar ppi atau bahkan di dalam ppi itu sendiri. Sungguh mungkin lelah lahir bathin, tetapi subhannallah aku tidak sakit bahkan demanpun tidak.
Lalu bagaimana dengan kesibukanku kini yang mungkin juga turut andil atas sakitku. Memang tidak dapat dipungkiri tidak lama dalam masa kerjaku, aku harus DL ke NTB jarak yang begitu jauh dan asing untuk ukuran aku yang baru, dan itu bertepatan dengan bulan ramadhan, tidak berselang harus lpj ke bogor, dan tidak berselang juga harus pergi ke Palembang yang begitu menyita banyak tenaga, end then gempa menyusul meluluhlantakan negeriku yang menjadi start awal dari sakitku.Lelah lahir bathin.
Satu hal yang mungkin terlupakan, adalah sunnatullah. Tidak selamanya kita sehat, pasti ada sakitnya. Begitu juga sebaliknya.
Tetapi sudahlah, kembali ke bahasan awal. Sungguh ketika istirahat sakit, tidak ada yang lain yang bisa ku lakukan. Sakit yang telah membuatku berhenti dari semua rutinitas kerjaku, membuat orang tuaku dan seluruh keluarga resah harus ku jalani dengan berbaring diam. Karena itulah kata dokter, istirahat total dengan berbaring, berdiri hanya untuk aktivitas sholat, makan, dan ke toilet. Mengkonsumsi makanan yang lunak, tidak pedas, tidak berbumbu, tidak keras, dan lain-lain. Jika tidak, usus dipaksakan untuk bekerja dan itu berbahaya, membuat usus rusak. Sungguh hal yang berat bagiku yang tidak biasa diam.
Tetapi sungguh di balik semua ini, ku coba untuk menata hati memetik hikmah dari setiap kejadian ini,
pertama, dengan sakit aku begitu memahami betapa besarnya nikmat sehat, dengan begitu untuk selanjutnya mudah-mudahan aku akan menjaga makanan/nutrisi, pikiran lebih ditata, dan istirahat yang cukup.
kedua, ketika sakit mulai dari kejadian awal gempa sampai kondisi penyembuhanku secara bergantian semua kakakku pulang dari seberang. Mungkin bukan spesial untukku mereka pulang, tetapi sungguh ketika sakit, berada di rumah kerinduan yang begitu lama terpuaskan dengan tanpa batas.
Ketiga, aku harus bisa menerima kenyataan dengan kondisi kerjaku sekarang. Bekerja sesuai kebutuhan kantor. Bekerja ikhlas dan sungguh-sungguh. Insya Allah ini yang terbaik bagiku.
Keempat, sakit ini ujian untuk menguji kesabaranku. Kenapa demikian, ketika sakit ku harus sabar menahan, ketika bosan ku harus sabar menghibur diri, dan ketika ingin sekali beraktifitas dokter dan kondisi belum mengizinkan.
Kelima, mengajarkan untuk lebih peduli. Ketika sakit sungguh ku begitu ingin diperhatikan, ingin lebih disayangi,ingin dimanja, dll.
Insya Allah banyak hikmah dari semua ini, dan satu hal yang ku yakini sampai hari ini pasti ada hikmah yang lebih indah dibalik ini yang akan diturunkan oleh Allah Subhannahu Wa' Ta'ala untuk ku. Semoga hikmah itu ku raih. Aamiin.
11/15/2009
Sabar
Kesabaran merupakan salah satu induk dari akhlak terpuji seperti yang diutarakan oleh M. Anis Matta dalam bukunya Membentuk Karakter Cara Islam.
Dalam aplikasinya, kesabaran akan melahirkan sifat yang tenang, konsisten, pengendalian diri, lembut, santun, dan mampu menjaga rahasia.
Selain itu dalam Al-Qur'an jelas dinyatakan selain sholat, sabar adalah sebaik-baik penolong. Demikian juga sabar juga menunjukkan kualitas iman seseorang, karena sabar adalah salah satu sifat orang beriman.
Semoga Allah membimbing kita menjadi orang yang sabar, senantiasa berkumpul dengan orang yang sabar. Aamiin.
Dalam aplikasinya, kesabaran akan melahirkan sifat yang tenang, konsisten, pengendalian diri, lembut, santun, dan mampu menjaga rahasia.
Selain itu dalam Al-Qur'an jelas dinyatakan selain sholat, sabar adalah sebaik-baik penolong. Demikian juga sabar juga menunjukkan kualitas iman seseorang, karena sabar adalah salah satu sifat orang beriman.
Semoga Allah membimbing kita menjadi orang yang sabar, senantiasa berkumpul dengan orang yang sabar. Aamiin.
Subscribe to:
Posts (Atom)